Mediasi Berakhir Damai


Writed By Syafiq : Tanggal 2020-11-18

Telah Dikunjungi Sebanyak 10 Kali

Mediasi adalah upaya penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga yang netral, yang tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan yang membantu pihak – pihak yang bersengketa mencapai penyelesaian (solusi) yang diterima oleh kedua belah pihak  

Dasar hukum pelaksanaan mediasi di Pengadilan adalah Peraturan Mahkamah Agung RI No. 1 Tahun 2016 tentang prosedur mediasi di pengadilan yang merupakan hasil revisi dari Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No. 1 Tahun 2008, dimana dalam PERMA No. 1 Tahun 2008 masih banyak terdapat kelemahan – kelemahan Normatif yang membuat PERMA tersebut tidak mencapai sasaran maksimal yang diinginkan,dan juga berbagai masukan dari kalangan Hakim tentang permasalahan – permasalahan dalam PERMA tersebut.

Kunci keberhasilan Perkara melalui mediasi yang pertama adalah dari Hakim yang menangani perkara tersebut.


Rabu 18 November 2020 pagi pukul 09:00 Wita bertempat di Ruang Mediasi Pengadilan Agama Kotabaru. dalam perkara Cerai Gugat dengan Nomor Register 428/Pdt.G/2020/PA.Ktb dengan mediator H Riduan S.Ag

Dalam proses mediasi tersebut mediator telah mengupayakan perdamaian semaksimal mungkin dengan cara memberikan nasehat terkait bagaimana pentingnya menjaga keutuhan dan mempertahankan rumah tangga serta akibat yang timbul jika nantinya terjadi perceraian apalagi jika kedua belah pihak memiliki anak.

Atas nasehat yang diberikan oleh mediator , Penggugat tersentuh hatinya kemudian mencabut gugatanya dan  kembali berdamai dan akan membina rumah tangganya.

Pimpinan


Statistik Pengunjung

Pemda Kotabaru